DITIPU OKNUM NOKIA SIEMENS NETWORK

Ketika menyatakan surat keberatan warga ke Telkomsel, di gedung Atrium Mulia, Kuningan saya sebagai koordinator ditemui oleh empat orang. Salah satunya bernama Umri Budianto. Surat keberatan warga diterima oleh dia yang tidak mau menyebutkan jabatan kecuali bilang DIA ORANG TELKOMSEL dan surat keberatan warga itu akan ditindak lanjuti. Ia memberikan sebuah nama yakni Riri yang dikatakan sebagai sekertarisnya.

Waktu berjalan terus. Saya berusaha menghubungi Riri namun berkali kali di SMS dan ditelepon barulah yang bersangkutan memberi jawaban. Katanya, pihak Telkomsel ( lagi lagi dia sebut sebagai orang Telkomsel ) akan melakukan cross check dan verfikasi ulang kepada warga yang berkeberatan dengan pembangunan BTS. Ia berjanji akan segera menghubungi saya.

Saya kemudian mengatakan kepada rekan rekan kami bahwa akan ada orang Telkomsel yang melakukan verifikasi. Namun tunggu punya tunggu, tim yang dijadikan Riri itu tidak datang. Warga mengatakan ada dua atau tiga orang menunjuk nunjuk rumah tetapi tidak mau bicara dengan mereka.

Saya sendiri berusaha menghubungi Riri tetapi tidak pernah dijawab. Bahkan SMS berkali kali tidak mendapat tanggapan. Sampai akhirnya saya telepon Riri menjawab bahwa dia mendapatkan pernyataan bahwa warga semua setuju dan mengatas namakan Forum Perduli Lingkungan Sungai Bambu. Forum itu tidak dikenal warga hingga akhirnya warga yang menolak meminta konfirmasi dari Samsir, Sitac Pt. ABHIMATA COMMUNICATIONS yang setelah 10 KALI DI TELEPON baru menjawab ( ALASANNYA DIA ADA TENGAH ADA DI SIDOARJO ). Samsir bilang benar ada forum itu.

Tentu saja warga merasa dibohongi dan minta Samsir untuk membawa surat pernyataan itu. Dia meminta waktu untuk bertemu setelah pulang dari Sidoarjo untuk menunjukkan surat pernyataan tersebut. Dari situlah, surat pernyataan itu kami dapat dan barulah ketahuan bahwa PEMILIK MELAKUKAN REKAYASA DAN PENIPUAN.

Saya sebagai koordinator atas kesepakatan warga membuat surat bantahan lagi ke Telkomsel. Namun betapa terkejutnya saya ketika surat keberatan itu ingin saya sampaikan ke Telkomsel, receptionist TELKOMSEL terheran heran karena tidak ada nama UMRI BUDIANTO di tempatnya. Dia kemudian mengatakan mungkin orang ini adalah orang Nokia-Siemens.

Saya benar benar marah dengan penipuan itu. Apalagi setelah Riri berhasil ditelpon bukan melalui HP saya karena sudah pasti dia tidak jawab. Receptionist Telkomsel yang menghubungi dia. Ketika saya tanya dengan nada keras ” Anda sebenarnya siapa? Telkomsel atau Nokia Siemens? ” barulah dia menjawab dari Nokia Siemens. Saya langsung mengur keras Riri karena baru mengaku setelah terdesak dia dan Umri itu orang Nokia Siemens.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: